20100410

Petir Daily News



20100403

belajarku terus berlari, belajar, dan belajar lagi


Hmm..nyam..nyam…amm nyiamm..nyam..

Muamm..muamm…
sssshhh haaaahh…hoaaahhh pedeeeesss….

Pedeeeeeeesss……..
huufff pedeeeeeeesnya resoles petir ini.. hoohh….
yaampyuuuun pemirsa, pwedes buangeeed….
hmm rasa jintennya kerasa banget nih....jadi nih ya, kalau pemirsa lagi jalan- jalan mampir aja ke..…
(bhuwakakaka kok jadi pak bondan mode on ini bagaimana to?)



ssstt sudah-sudah..ehem..ehem
Biasanya, orang yang buka usaha , entah makanan atau apa itu, paling cepat lewat jalur “getok tular” alias dari mulut ke mulut, lah... loh...terus?? Lalu?? Lalu apa hubungannya sama aku? Sama resoles petir?


Ghehehe :D
Yaaaaw tidak lain dan tidak bukan, it’s my new effort alias usaha baruku. Buka ruko dengan menu khusus yang paling special ”resoLes petir” di lahan yang sempit.
Pendistribusian resoLes petir yang yummii ini masih aku getok tularkan pada tiga orang saja. Dengan seumuran 4 bulan, hmm parah sekali rasanya jika suatu usaha yang baru dibuka masih dikenal hanya oleh 3 orang. Waw??
huaaaaaaa,,,habisnya aku masih dudul bin dodol banget dalam bidang blog ngeblog takye ini. Istilah blog dan dikancah blogger-bloggeran sih aku tahu dan pernah mendengarnya, tapi nggak tahu artinya ;p .

Hingga 2 komentar di suatu postingan yang aku buat pada bulan februari saja, baru aku ketahui di akhir maret kemarin. Wealaaaaah ternyata aku parah sekali ya. Jadi malu nih..
Hmm bagi yang sudah meluangkan waktu untuk mewarnai tembok rumah petirku ini, aku ucapkan terima kasih, dan mohon maaf atas kelambatanku dalam menanggapi.

Yaaa... dan rumah petir ini tidak akan terbangun tanpa adanya 3 orang yang turut serta membantu dalam pembangunannya baik secara langsung maupun tidak langsung.
Ketiganya itu adalah jeng Er, My nta dudul, and master ninja.
SPECIALLY BIG THANKS aku ucapkan pada kalian….


Untuk Jeng er, kawanku sekamar kos yang mengajarkan pertama kali secara acak bagaimana ngeblog itu. Hehe penyuka acara siaran ol kentang radio itu sudah jadi kawan seperjuangan sejak satu setengah tahun lalu aku menginjakkan kaki yang kesekian kalinya di kota panas berbambu runcing yang kini jadi semayaman tempat belajarku. Hampir tiap hari kuhabiskan waktu dengannya. Yang paling aku suka, ternyata jeng er bisa diajak gila oleh aku yang gila ini..hyahaaaaa mantab sudah.
Makasih yaw mbak elniiiiiiiiiiiiiii dah ngajarin aku hihi…yo yo yo..yang pandaan…pandaan..berangkat mbaaaaaak!!!


And kedua, my nta dudul, cowok molelel yang muah2 yang tidak mau terkalahkan ini sudah bikin aku gila kuadrat karena merasa bisa cocok dengan orang gila seperti dia. Tararengkiuuuuuu nta, blog-blogmu yang keren bikin aku semangat buat wujudkan sajian resoles petir di rukoku ini
Thanks buat support and sharenya sepanjang masa. Ayo majuuuuu!! Wujudkan cita-cita tertunda yang belum ada agar menjadi ada.


And last, yaitu master ninja alias om popoi. Seorang master ninja yang suka bertengger di atas genteng RSJII hingga hampir tidak ada satu kasus pun yang luput dari pengamatannya. Pertama kali kutahu dirinya dari sebuah forum keren, and alhasil salut dengan argumen-argumennya yang sempat membangkitkan pikiran sempitku yang lagi nylempit di bawah kerak-kerak pikiran lainnya.
Oiyaaaaaaaaw…puisi-puisi mantab karangannya juga maknyus dan tepat untuk disantap ;p . Pertanyaan tentang kepunyaan blog bagiku saat sebuah puisi di blognya dibajak oleh seseorang, itu juga menambah keinginan besar aku untuk segera memasak resoles petir ini.

So, putri petir akan terus belajar dalam menyajikan resoles petir ini. Semoga sajian-sajiannya bisa terus dan continue memiliki rasa-rasa baru.


Akhir kata, very big thank's to 3 people and never give up to learn everythink.

yuhuu-yuhuu..Ayo kemari dulu ;p




Sebuah rumah biasa yang penuh dengan kejedar-jederannya karena di dalamnya hanyalah berisi coretan-coretan apa adanya. Mungkin tanpa makna??
Yaa..boleh saja dikatakan seperti itu karena di sini memanglah hanya berisi ungkapan rasa dan unek-unek seorang putri petir yang sebelumnya tidak mengenal kata.
Tiap kata yang terangkai dari ungkapan rasa dan unek-uneknya ini juga masih diaduk dengan adukan tangan manusia hingga tersajikan dalam wujud “resoles petir”.

Cicipilah rasanya, jika anda merasakan kenikmatan dan ketagihan??

Bolehlah tuangkan sebuah bumbu – bumbu penyedapnya sesuka anda.
selamat menikmati sajian khusus resoles petir di rumah petir ini, bagi semua pengunjung bisa langsung mengambil dan menikmati sambaran-sambaran petir di meja semangat yang telah disediakan.
Silahkan rasakan dan bila berkenan, tinggalkan coretan di sisi dindingnya.

Semoga sajian-sajian rasa barunya bisa bermanfaat dan mengenyangkan dahaga para penikmatnya.
Mari berbagi, bertukar rasa, dan silahkan cegedot here

20100402

truly- truly resoLes PetiR





-ResoLes petir
-
Uniknya taste dalam isi,,,,merahnya wortel “keberanian”, irisan daging “ketekunan”, hijaunya potongan daun bawang “kenikmatan”, padatnya kentang “liku jalan” serta taburan merica petir “kekuatan” semua ada di sini..berbaur menjadi satu…nikmatilah and say “Life is Simple”

Yaaaaa,,,it’s just simple snack…..curly and delicious.

Resoles Petirku yang Makin Yummi

Entah mengapa aku merasa pagiku cerah kali ini…ingin segera kusantap resoles petir yang sudah memanggilku di atas meja semangat.

Yaaa, sudah 4 bulan merintis pembuatan resolesku yang yummi,,,ternyata baru hari ini kurasakan nikmatnya yang sejati..hyahaha opo kuwi…itu kata orang jawa yang sama halnya denganku, karena seolah aku sendiri tidak bisa menelaah jauh hikmah yang sudah kutempuh sepanjang hidup.

Aku merasakannya..aku merasakannyaaaaa…susupan kentang yang makin padat dan sulit ditembus ternyata makin nikmat. Tinggal tambahkan garam dan merica petirnya saja sudah bisa bikin remetan kentang di dalam resoles ini melunak.

Sungguh tak bosan pagi ini aku tersenyum. Amunisi resoles petir hari ini ternyata cukup membuat diriku menjadi kuat dan berani tanpa harus memakan potongan wortel ;p berwarna merah.

AaaaaaaAHH IYA..aku sedang bersemangat!!..ya ya ya..aku semangat sekali hari ini.
Semoga bisa indahkan hariku sepanjang masa kali iniiiiiiii..hyahaaa mukyaaaaaaa!!!

Ayo-ayo,,penyemangat jiwaku sudah mulai berdiri
Tak perlu kusematkan lagi
Doa digantungan tiap ranting pohon
Karena Dia sudah mengerti

Mari semangat dan nikmati resoles petir hari ini.

20100331

7 Keajaiban Dunia

nDini hari yang sunyi saat aku terbangun bikin pikiranku melayang. Tanpa sengaja teringat pelajaran- pelajaran kala sekolah dulu. Geografi.. ya seringnya bolos saat pelajaran yang tidak kusuka itu..jadi tergelitik juga kalau mengingat wajah geram dari guruku..hihihihi.

Eh tapi bukan itu resoles petir kali ini, hmm masih ada hubungannya dengan pelajaran geografi, semua tahu kan tentang “Tujuh Keajaiban Dunia”.
Jika belum pernah melihatnya secara langsung, setidaknya pernah mendengar istilah tersebut bukan??

Ya…. Banyak versi yang menyebutkan urutan tujuh keajaiban dunia itu. Karena secara nyata banyak bangunan-bangunan berkembang yang akhirnya bisa disejajarkan dan dimasukkan pada urutan tujuh keajaiban dunia itu, dan menggeser satu atau beberapa bangunan yang sudah termasuk di dalamnya.

Coba aku sebutkan daftar 7 keajaiban dunia yang sudah ada, hmm aku tidak tahu daftar akuratnya, tapi ini daftar yang pernah aku dengar, mereka adalah....jreng jreng jreng :

1.Piramida
2.Taj mahal
3.Tembok besar china
4.Menara pisa
5.Kuil Angkor
6.Menara eifel
7.Candi Borobudur

Masih banyak pilihan-pilihan lain yang bisa dikategorikan 7 keajaiban dunia, Ingatan itu membuat otakku berlanjut berpikir, apa ya yang didasarkan atas pemilihan kategori tujuh keajaiban dunia itu?? Hmmm..huhuhu Kokohnya berdiri kah?
Bagaimana cara membangunnya kah?

Lalu jika kalian semua disuruh membuat daftar, mana saja yang menurut kalian masuk pada kategori tujuh keajaiban dunia itu??
begitu pula jika pertanyaan tersebut disodorkan padaku,
“Apa saja tujuh keajaiban dunia”.. hmm rasanya itu masih terlalu sedikit, hanya tujuh..ahh aku jadi bingung memilih…..

Bagaimana dengan:
1.bisa melihat
2.bisa mendengar
3.bisa merasakan
4.bisa menyayangi
.............apa lagi ya…huuuuuuuh binun X(
5.bisa merasakan
6.bisa tertawa
7.bisa berucap


Alangkah mudahnya bagi mereka untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutkan “keajaiban”. Sementara kalau dilihat lagi apa yang diciptakan oleh Tuhan, itu, sebagai ”biasa”. Huhhhh dini hari tadi aku bersyukur terbangun dan teringat akan hal itu.......
Semoga kita semua pada hari ini diingatkan tentang segala hal yang berbentuk ajaib pada kehidupan kita.

Lalu apa itu tujuh keajaiban dunia bagi kalian?

20100326

- SURAT DARI KEKASIH -

Untukmu yang selalu Kucintai,
Saat kau bangun di pagi hari, Aku memandangmu dan
berharap engkau akan berbicara kepadaKu., bercerita,
meminta pendapatKu, mengucapkan sesuatu untukKu
walaupun hanya sepatah kata.
Atau berterima kasih kepadaKu atas sesuatu hal yang
indah yang terjadi dalam hidupmu pada tadi malam, kemarin, atau waktu yang lalu....
Tetapi Aku melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja...
Tak sedikitpun kau menyedari Aku di dekat mu.
Aku kembali menanti saat engkau sedang bersiap,
Aku tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKu, tetapi engkau terlalu sibuk...
Di satu tempat, engkau duduk tanpa melakukan apapun.
Kemudian Aku melihat engkau menggerakkan kakimu.
Aku berfikir engkau akan datang kepadaKu, tetapi engkau
berlari ke telefon dan menelefon seorang teman untuk sekadar berbual-bual.
Aku melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan Aku
menanti dengan sabar sepanjang hari. Namun dengan
semua kegiatanmu Aku berfikir engkau terlalu sibuk
untuk mengucapkan sesuatu kepadaKu.
Sebelum makan siang Aku melihatmu memandang ke
sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara
kepadaKu, itulah sebabnya mengapa engkau tidak
sedikitpun menyapaKu.
Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan
melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKu
dengan lembut sebelum menjamah makanan yang kuberikan,
tetapi engkau tidak melakukannya.....
Ya, tidak mengapa, masih ada waktu yang tersisa dan
Aku masih berharap engkau akan datang kepadaKu,
meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya
seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.
Setelah tugasmu selesai, engkau menghidupkan TV, Aku
tidak tahu apakah kau suka menonton TV atau tidak,
hanya engkau selalu ke sana dan menghabiskan banyak
waktu setiap hari di depannya, tanpa memikirkan apapun
dan hanya menikmati siaran yang ditampilkan, hingga waktu-
waktu untukKu dilupakan.
Kembali Aku menanti dengan sabar saat engkau menikmati
makananmu tetapi kembali engkau lupa menyebut namaKu
dan berterima kasih atas makanan yang telah Kuberikan.
Saat tidur Kufikir kau merasa terlalu lelah.
Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu,
kau melompat ke tempat tidurmu dan tertidur tanpa
sepatahpun namaKu kau sebut. Tidak mengapa kerana mungkin
engkau masih belum menyedari bahawa Aku selalu hadir untukmu.
Aku telah bersabar lebih lama dari yang kau sedari.
Aku bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain. Aku sangat menyayangimu, setiap hari Aku menantikan sepatah kata darimu, ungkapan isi hatimu, namun tak kunjung tiba.
Baiklah..... engkau bangun kembali dan kembali Aku
menanti dengan penuh kasih bahawa hari ini kau akan
memberiKu sedikit waktu untuk menyapaKu...
Tapi yang Kutunggu ... ah tak juga kau menyapaKu.
Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, Isya dan Subuh lagi
kau masih tidak mempedulikan Aku.
Tak ada sepatah kata, tak ada seucap doa, tak ada
pula harapan dan keinginan untuk sujud kepadaKU....
Apakah salahKu padamu ...? Rezeki yang Kulimpahkan,
kesihatan yang Kuberikan, Harta yang Kurelakan, makanan
yang Kuhidangkan , Keselamatan yang Kukurniakan,
kebahagiaan yang Kuanugerahkan, apakah hal itu tidak
membuatmu ingat kepadaKu ???
Percayalah, Aku selalu mengasihimu, dan Aku tetap
berharap suatu saat engkau akan menyapaKu, memohon
perlindunganKu, bersujud menghadapKu ... Kembali kepadaKu.
Yang selalu bersamamu setiap saat,
Tuhanmu....


:+: Khalil Gibran :+:

20100323

Menyendiri Bukanlah Solusi



Pernahkah ketika kita mengalami suatu masalah, lalu kita merasa ingin lari,,,menyendiri...dan menyepi??
Tentu pernah bukan??!! Tidak menutup kemungkinan, masalah yang sedang dihadapi membuat kita depresi....merasa gagal...atau terpuruk sehingga ingin menjauh sejauh- jauh dengan orang-orang yang ada disekitar kita.













Pada siapa kita seperti itu?? Justru pada orang terdekat bagi kita bukan?
Mengapa? Apa salah mereka? Apa salah orang terdekat yang kita cintai dan sayangi sehingga kita pun ingin menjauh dan berlari dari mereka? Ketenangan yang dicari?? Tapi mengapa pada orang lain terkadang kita bisa bersikap wajar? Kenapa kita berlari dari orang yang terdekat? Menyendiri bukanlah solusi jika menyendiri dalam satu klise arti seperti yang kudeskripsikan di atas adalah yang dijalani. Menyendiri yang seperti itu justru menyakiti orang yang kita sayangi....

Adakah diantara kalian mengalami hal serupa dengan hal ini?
Lalu bagaimana solusinya..


Jika kita sebagai orang yang ditinggalkan, biarkan saja dia pergi..mencari ketenangannya yang dicari, tetaplah percaya bahwa dia bisa berdiri di atas kaki sendiri walau hati kita merasa disakiti..

Lalu jika kita sebagai orang yang sedang bermasalah........hmm itu yang belum terlalu kutahu, tetapi yang jelas aku mengingat kalimat yang diucapkan oleh seseorang yang spesial dalam hidupku ketika aku mengalami hal serupa.

”kamu mau menyendiri?? Nggak mau cerita masalahnya sama aku?
Ke siapa aja kamu pengen menyendiri? Cuman ke aku aja kan? Kamu nggak mikirin perasaanku...bagaimana dengan aku?”

Ya dan aku hanya terdiam..karena memang semua perkataannya benar...

Kemudian kutinggalkan saja solusi kosong yang kupilih saat itu. Aku sendiri yang sedang sakit..aku tidak mau membuat orang lain juga sakit.

Jika aku memang diam.. menyendiri,,aku akan menyendiri tanpa membedakan pada apa dan siapa..

Maukah Berbagi Disaat Susah??



Seberat apapun kehidupan yang kita alami…tetap berbagi dengan sesama akan membuat hidup terasa lebih berarti.



Sesaat meneteslah air mata dari sepasang mataku...saat hati tersentuh..

Saat mata menatap..
Sebuah acara tayangan salah satu stasiun TV bertajuk ”minta Tolong”

Sebegitu beratnya kah kehidupan ini sehingga kita lebih mementingkan ego kehidupan sendiri tanpa perdulikan nasib orang lain?



Seorang nenek tua renta berjalan terseok menenteng sebuah tikar usang tak layak pakai, penuh sobekan.
Ditawarkannya tikar itu di sepanjang jalan yang ia lalui pada semua orang yang ia temui..
Tidak bisa tidur, gatal-gatal dan minta dikasiani adalah alasan besar nenek itu meminta tukar tikar yang ia miliki dengan tikar yang baru.
Tikar yang baru? Ditukar dengan tikar usang penuh sobekan?? Siapa yang mau??
”TIDAK ADA”
Ya..ya ya..bukan hal yang janggal bila orang menolak menukar bahkan membelikan tikar yang baru jika kondisi diri sendiri masih dirasa belum benar. Entah karena kondisi ekonomi yang sulit atau bahkan karena memang tidak punya tikar. Tapi jika alasan kedua yang diajukan, bukankah bisa kita membelikannya tikar yang baru atau sekedar memberinya uang agar dibelikannya sendiri tikar yang baru??!! (hehe begitulah pikiranku) tapi tidak bisa disalahkan jika dituntut sedemikian rupa maka mereka akan kembali pada alasan pertama. ”Ekonomi kehidupan pribadinya yang juga sulit”

Jalan yang panjang terus ditelusuri,,,berbagai orang ditemui..mulai dari kalangan bawah hingga atas belum juga ada yang mau berbaik hati. Orang kaya saja tidak mau menolong apalagi yang biasa bahkan kesulitan ekonominya...

Hmm ternyata manusia berhati malaikat itu masih ada. Seorang ibu penjual buah-buahan dengan dagangan seadanya, dan baju yang sudah lusuh adalah penolongnya. Bisa terbayang bukan bagaimana kehidupan ekonominya?!
Dengan penghasilan tidak tetap dan belum bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, dia ikhlas menolong sang nenek membelikan tikar seharga Rp 35.000 rupiah.


Yaaahh..kisah sang nenek dan ibu penjual buah hanyalah salah satu kisah sosial diantara ratusan yang jarang kasus serupa lainnya.

Lalu bagaimana denganku? Bagaimana dengan kalian?
Masihkah kita menganggap beratnya hidup yang kita hadapi ini sebagai pembatas kita untuk tidak berbagi?
Mengapa justru orang yang susah bisa meringankan kesusahan orang susah?
Ya...mungkin karena mereka sudah merasakan kesusahan maka mereka tidak menginginkan orang lain susah pula...
Hati yang terketuk ternyata adalah hati seorang yang kesusahan...tapi tentunya tidak semua orang berhati serupa seperti itu...


Kembali lagi, bagaimana dengan kita?
Satu yang jelas dan pasti...

Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan dengan tulus ikhlas... akan mendatangkan balasan kebaikan dan belum tentu balasan tersebut datang dari orang yang kita baiki.

And last :

Seberat apapun kehidupan yang kita alami…tetap berbagi dengan sesama akan membuat hidup terasa lebih berarti.

20100322

iSeng coRet >< C0rEt IsENG

March,22th 2010


Seharian menunggu seseorang di sebuah laboratorium Kelistrikan di salah satu Perguruan Tinggi di kota malang, membuat kepalaku pusing dan perut terasa mual...

ahh konsentrasi sedikit memudar..tapi hatiku tak ingin gentar...wkwkw masih banyak kegiatan hari ini yang harus dilakukan, and thaaann...alhasil segera buka halaman kosong di salah satu buku percobaanku dan sebatang pulpen..

sreet..sret..sret...inilah komik sesaat yang kubuat siang tadi...berantakan, but i like it...






hehe, special dedicated to my nta dudul kadal molelel