20100625

Gelang Resistor

hiks,,,, aku teringat waktu asik2nya menulis dan menghitung gelang resistor, bukuku di guyur air sama emak,, :(
aku ke belakang sambil berlinangan airmata... "ingin aku mengapai mimpi seperti yang megang tespen di bawah itu".. (~_~)


HUMM tersentuh dan tergelitik saat aku baca status seorang sahabat dekatku di facebook.
Sontak terbelalak seolah mata tak percaya, sama sekali tak kunjung ikhlaskan tuk menutup kelopaknya, bahkan berkedip sedikitpun.
Waaah sahabatku yang satu itu pernah berkawan dengan resistor dan gelangnya.
Membuat kakiku beranjak melangkah sedikit mundur ke belakang,,,
AAAAAAAAAHhh bukan...bukan.., jauh mundur ke belakang maksudnya.

Jika kuingat-ingat, sejak kecil pun aku sudah berkawan dengan resistor dan gelangnya.
Dasar perempuan, persahabatanku dengan resistor dimulai dengan sebuah keunikan yang cantik.
Berawal disuruh sang papanda (sebutan untuk ayahku yang yummi ;p) untuk mengambilkan beberapa gelintir komponen elektronika itu di sebuah laci buffet coklat yang selalu bersembunyi dalam gelas kaca kecil dengan semua golongannya yang berlainan nilai.

Aku suka warna, aku suka abstrak, aku suka seni,, wuiiiiih bentuknya yang mungil lucu dan warna-warni buatku ingin memakannya hihi,,

Sambil kutengok boneka barbie cantik kesukaanku, sedikit rasa bersalah masih bersemayam di otak. Karena suka ku ucel-ucel, rambut barbieku jadi bundel.

Hum sontak kuambil satu resistor dari gelas kaca dan menghampiri barbie cuek lupakan titah sang papa bagai tanpa dosa.

Huhuhu barbieku ciiiiiiiiniiiiiiii,,, aku lurusin rambut kamu ya, pikirku dalam hati.
Hohoooo mahkotamu yang kuhilangkan dulu kini terganti dengan bando resistor yang yummiiiii..kupakaikan di kepalanya, krapatkan kedua kaki resistornya

Huoooooooo kereeeenn barbieku makin cantik seperti aku, hihi bukan barbieku makin cantik bermahkotakan resistor.

Sahabat, walau sempat terguyur air, bolehlah lembaran-lembaran mungil yang pernah kamu hiasi dengan kisah cintamu bersama resistor hilang tanpa nyawa, tapi resistor tetaplah resistor, keringkan sebentar di hembusan angin fan, uji kadar cintanya, dan bisa digunakan kembali tuk menghibur diri.

Ayooooo buka lagi lembarannya, jangan takut, tak ada yang tak mungkin, barusan kusewa paparazzi…
ini kuantarkan lagi kenanganmu bersamanya.
Nikmati ya…hingga suatu hari di masa yang indah nanti, ada satu sisi kebanggaan lain saat kamu jelaskan pada seorang anak laki dan perempuan mungilmu yang sedang menerima pelajaran elektro sembari duduk di bangku SMP.
Itu juga suatu mimpi,,,,mimpi yang tak kalah hebatnya!!!




10 komentar:

fholigh mengatakan...

weehhh mantef bgt rhee...
sebuah warna~warni hidup yg slalu mewarnai stiap kenangan masa lalu kita.
putri petir akan menyatu dg gelang resistor na...:p

putri petir mengatakan...

hehe makasih dah berkunjung ya bang..

yups gitu juga ney2 mu

infobagus.com mengatakan...

putri, teruskan perjuanganmu, warnai duniamu dengan gelang resistormu... :D

infobagus.com mengatakan...

kasih yg baru lagi donk? :D

putri petir mengatakan...

:D siip tunggu ye bos..

Redbastard mengatakan...

wekekekeke.. blognya tambah keren sayang...

putri petir mengatakan...

hoooooooo, makacih chay2

ernidw mengatakan...

eh eh eh...

setia mengatakan...

oh uwoooooooooo woooooow woooow rhe-rhe keren banget, dan yummy-yummy....


makasih ea,,,, aku jadi tersendu sedan lo.... hiks-hiks

putri petir mengatakan...

jeng er...ya ya ya


:) setia is mina... it's special just 4 you :)
thx dah mampir ya

Posting Komentar

Suarakan sambaranmu di sini...